Saturday, March 3, 2018

Risiko Trading Forex Yang Perlu Dielak

Resiko Trading Forex 1: Volatilitas

Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.

Mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

Resiko Trading Forex 2: Leverage
Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan "leverage" untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.
Dengan menggunakan sistem ini trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.

Hal ini menjadikan pasar forex sebagai pasar terbesar di dunia. Tingkat likuiditasnya pun lebih besar bila dibandingkan dengan bursa saham terkenal di Amerika Serikat sekalipun. Besarnya ketersediaan dana di pasar forex pun memberi kemudahan bertransaksi bagi para trader.
Kapan pun Anda ingin menjual, akan selalu ada pembeli. Demikian pula sebaliknya, kapan saja Anda ingin membeli, akan selalu ada penjual.

Selain itu, dalam perdagangan forex tak ada sistem antrian seperti dalam perdagangan saham. Bila dalam perdagangan saham Anda diharuskan mengantri atau menunggu beberapa jam hingga berhari-hari agar Anda memperoleh kesepakatan harga, maka hal tersebut tidak ada dalam sistem perdagangan forex. Inilah kelebihan trading forex yang ketiga.

“Syarikat itu hanya menyediakan platform untuk urus niaga Forex, tetapi tidak membimbing tentang teknik atau strategi menguruskan mata wang ini.

“Saya ada belajar pelbagai teknik untuk meningkatkan keuntungan dalam pelaburan ini daripada pelbagai negara dan menghabiskan ribuan ringgit untuk tujuan itu. Tetapi, apabila saya cuba praktikkan dalam urus niaga Forex, ia tidak berkesan,” katanya.

Dia kini berhenti daripada menjalankan urus niaga dagangan Forex, sebaliknya memberi tumpuan kepada perniagaannya dan turut terlibat dengan pelaburan saham di Bursa Malaysia

No comments:

Post a Comment