Kesalahan dalam memahami tentang trading forex kadang bisa membuat orang melakukan hal-hal yang membuat dirinya underestimate dengan bisnis ini. Ketika mengalami kerugian yang cukup besar maka trader tersebut akan mencari kambing hitam atas kerugian yang dialami.
Sasaran empuk sebagai biang masalah terhadap kerugian yang mereka alami adalah bisnis trading itu sendiri. Mereka mengatakan hal-hal yang negatif tentang bisnis ini dan kapok untuk kembali belajar dan mengetahui lebih dalam tentang bisnis forex
3. Trading Terlalu Sering (Overtrading)
Trader pemula kadang terlalu bersemangat hingga dalam sehari buka selusin atau dua lusin trading sekaligus. Ini berpotensi bencana. Sebaiknya jangan membuka terlalu banyak posisi trading dalam waktu yang sama. Korelasi antar mata uang bisa membuat sebagian diantaranya berkonflik sendiri satu sama lain, sehingga loss pun dipastikan terjadi. Batasi hanya dalam jumlah yang bisa dihitung dengan sebelah tangan saja. Dengan begitu, pengawasan pun bisa lebih ringan.
2. Trading Tanpa Stop Loss
Stop Loss (SL) adalah penghentian kerugian otomatis yang bisa dipasang di platform MT4 saat buka posisi trading maupun setelahnya, guna mencegah kerugian terlalu besar. Memasang SL akan membantu trader menanggulangi saat-saat ketika pasar tiba-tiba bergerak berlawanan dengan prediksi, padahal kita sedang dalam posisi tidak mengawasi MT4 atau sebab lainnya. Trader pemula kerap kali belum mengetahui adanya fasilitas ini, sehingga buka posisi ya buka posisi saja. Lalu nanti dipelototi apakah harga turun atau naik. Padahal, dengan bantuan Stop Loss dan Take Profit otomatis di MT4, trader bisa saja cukup buka posisi lalu ditinggal tidur atau nonton bioskop.
Selain itu, banyak orang mensinyalir broker bisa melihat SL, sehingga malah harga akan “sengaja” dibuat terkena Stop Loss oleh broker. Karenanya, mereka pun menolak pasang SL. Nah, meski entah apakah pandangan pertama tentang Stop Loss dan broker tadi benar atau tidak, yang jelas hasil dari sikap menolak pasang SL lebih buruk ketimbang ketika memasangnya. Kembali lagi ke poin satu, SL merupakan bagian dari rencana trading yang mutlak tak boleh dilewatkan. Ketahuilah bagaimana memasang SL yang tepat, berapa jarak risk/reward ideal, dan setelahnya Anda bisa taklukkan kesalahan fatal satu ini.
Tidak ada satupun trader yang tidak pernah mengalami kegagalan (loss). Pada mulanya mereka yang selalu bertrading pasti akan mengalami loss. Tapi hal tersebut bisa menjadi sebuah pembelajaran berharga jika kita menyadarinya dengan tidak melakukan kesalahan yang sama.
Ingat bertrading tidak hanya sekedar mengenai penguasaan teknikal semata, tetapi juga pemahaman akan pengembangan potensi dan pengendalian diri dengan baik. Dimana anda bisa belajar dari kesalahan yang anda perbuat sebelumnya.
Dengan mengetahui 5 kesalahan trading penyebab trader pemula sering mengalami loss, sedikit banyaknya kita membuka wawasan kita untuk tidak melakukan hal yang sama dan mencoba untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.
No comments:
Post a Comment