Belajar Forex : Trading itu seperti seni yang melibatkan emosi. Mungkin Anda adalah seseorang yang memiliki IQ tinggi, tapi jika tidak bisa mengontrol emosi akan berbuah percuma belaka. Hal ini mungkin saja terjadi dimana Anda tidak bisa sesukses trader yang ber-IQ standar namun matang dalam mengontrol emosinya.
Banyak sekali trader yang gagal karena faktor psikologis ini. Untuk itu ada beberapa tips yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kelangsungan trading Anda.
Serakah
Nah ini adalah penyakit pertama bagi mereka yang telah memperoleh profit di forex. Semua orang memiliki kecenderungan untuk menginginkan lebih ketika mereka memperoleh yang namanya uang. Coba bayangkan bagaimana melalui bermain forex, Anda dapat memperoleh keuntungan sebesar 1 Juta Rupiah hanya dalam hitungan jam saja! Bukankah itu adalah sesuatu yang luar biasa? Jika dibandingkan gaji seorang karyawan yang besarnya Rp 2 Juta sebulan, itu artinya mereka hanya akan memperoleh Rp 100 Ribu/ hari dan itu pun setelah mereka bekerja selama 8 jam. Sementara Anda dapat memperoleh 1 Juta Rupiah hanya dalam hitungan beberapa jam saja dikarenakan mata uang bergerak beberapa puluh points karena kenaikan suku bunga. Bukankah itu luar biasa?
Para pemula yang pernah merasakan manisnya profit ini tentulah menginginkan yang lebih besar lagi. Kalau bisa 100 Juta dalam satu kali trading! Disinilah masalah keserakahan akan muncul. Menginginkan sesuatu yang lebih tanpa adanya pertimbangan logis dan perhitungan yang cermat seperti modal, kondisi market
1. Sifat keterbukaan
Para trader forex yang sukses selalu terbuka pada ide-ide baru. Mereka tidak menolak pada kemungkinan ide atau sistem lain jika memang bisa lebih efektif dan menguntungkan. Meski mereka telah memiliki dan menggunakan sistem dengan metode dan strategi trading yang profitable, namun tetap bersedia mencoba sistem yang berbeda jika memang tampak menjanjikan.
2. Kepribadian yang extrovert
Pribadi seseorang bisa digolongkan dalam introvert dan extrovert. Introvert cenderung lebih memikirkan diri sendiri dan tidak ingin berbagi dengan orang lain. Meski trading forex adalah aktivitas yang sepenuhnya bisa dilakukan oleh seseorang tanpa perlu bantuan orang lain, namun para trader yang sukses merasa puas jika bisa berbagi dan bertukar pikiran dengan trader lain mengenai ide ataupun informasi yang didapatkan. Para trader sukses biasanya tidak ingin terisolasi dan selalu berusaha berhubungan dengan para trader lainnya.
3. Sifat kehati-hatian
Trading forex memerlukan kerja keras, baik dalam mempelajari faktor-faktor teknis trading maupun implementasinya. Para trader yang sukses selalu serius mempelajari semua hal dengan mempersiapkan diri semaksimal mungkin baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Mereka tidak akan trading jika merasa kurang siap, dan hanya akan melakukan trade jika semua kriteria dalam sistem tradingnya telah memenuhi syarat. Sifat kehati-hatian ini juga tampak pada rencana trading jangka pendek dan jangka panjang yang selalu ditaati serta jurnal trading yang selalu diperbaharui.
Memilih dan melakukan treding saham dengan bijaksana adalah tepat.
Mengelola keuang dengan cerdas adaalah masa depan
No comments:
Post a Comment