Strategi trading menggunakan stochastic multi timeframe
Multi timeframe yang ane gunakan biasanya 3 timeframe. Mungkin bisa menggunakan 4 atau 5 timeframe tapi nanti semakin banyak, akan membuat kita kebingungan untuk menentukan open posisi.
Indicator yang digunakan dan cara setting indicatornya
Penggunaan indicator stochastic sebenarnya sangat mudah. Kamu tinggal menggeser indicator yang ada di sebelah kiri chart metatrader ke chart yang lagi kebuka. Setelah itu kita biarkan saja settinganya standard. Kalau ane lebih suka pakai settingan 5,3,3. Karena semakin kecil akan semakin cepat memberikan signal. Coba lihat settingan indicator stochastic milik ane di bawah.
1. Garis %K yang mengukur tingkat perubahan harga saat ini
2. Garis %D yang merupakan nilai rata-rata (moving average) dari garis %K, atau %K yang diperhalus. Garis ini disebut juga dengan garis sinyal.
Perhitungan untuk %K dan %D pada suatu periode tertentu adalah:
%K (N) = 100 x (CP - LP) / (HP - LP)
dimana CP adalah harga penutupan pada periode N, LP adalah harga terendah pada periode N, dan HP adalah harga tertinggi pada periode N. George Lane merekomendasikan periode 14 (N=14) untuk penggunaan standard dengan asumsi sampel pengukuran yang diperlukan sudah mencukupi. Trader juga menggunakan periode 9 dan 21 sebagai alternatif.
%D (N) = Simple Moving Average(%K, N)
Karena %D adalah nilai rata-rata dari %K pada periode tertentu (N), maka %D disebut juga dengan ’’stochastic slow ’’ karena bereaksi lebih lambat(garis putih pada gambar dibawah), sedang %K disebut ’’ stochastic fast ’’ (garis biru pada gambar). Kombinasi %K dan %D tersebut dinamakan full stochastic.
RANGKUMAN CARA MENGGUNAKAN STOCHASTIC :
Area di atas level 80 adalah Overbought; sementara di bawah 20 adalah Oversold.
Sinyal Overbought dapat diabaikan dalam tren naik (Bullish) yang kuat; sementara sinyalOversold dapat diabaikan dalam tren turun (Bearish) yang kuat.
Sinyal BELI terjadi apabila garis %K memotong dari BAWAH ke ATAS garis %D di areaOVERSOLD; sedangkan sinyal JUAL terjadi apabila garis %K memotong dari ATAS ke BAWAH garis %D di area OVERBOUGHT.
Sinyal Beli dan Jual juga dihasilkan oleh Divergence antara tren garis %K dan tren pergerakan harga.
Demikian, semoga membantu.
Cara Penggunaan Indikator Stochastic Oscillator
Bentuk Graf Forex MT4
Saturday, March 3, 2018
Teknikal Analisis Forex
Ketahui kondisi pasar
Langkah paling utama dalam menggunakan analisa teknikal untuk trading forex ialah mengetahui kondisi pasar. Untuk hal ini, Anda tidak bisa hanya membuka chart lalu menebak "ini pasti bakal naik nih". Tebak-tebakan seperti itu merupakan cara orang berjudi, bukan bertrading.
Trader forex umumnya menggunakan perangkat seperti trend line, indikator oscillator, atau pemahaman pola-pola harga untuk menentukan kondisi pasar dan pergerakan harga yang sedang berlangsung. Identifikasi ini penting, karena indikator teknikal dan strategi yang diterapkan dalam kondisi pasar trending, ranging, atau choppy, bisa berbeda-beda.
Dalam rangka mengetahui kondisi pasar juga, trader bisa membandingkan pergerakan harga pada chart di beberapa timeframe. Tujuannya untuk memastikan open posisi takkan tergilas oleh pergerakan di timeframe berbeda.
3. Memilih indikator teknikal
Berdasarkan pertimbangan di dua poin sebelumnya, langkah menggunakan analisa teknikal selanjutnya ialah memilih indikator yang sesuai dengan kondisi pasar.
Jika pasar sedang trending, maka akan sedikit sekali kegunaan RSI. Pergerakan harga dengan volatilitas tinggi bisa di-smoothing dengan crossover Moving Averages. Sebaliknya jika pasar sedang sideways, maka Moving Averages takkan banyak berguna. Bisa juga memilih indikator berdasarkan karakteristik pair yang ditradingkan. Misalnya jika bertrading mata uang komoditi yang pergerakannya sering mengikuti siklus tertentu, maka Commodity Channel Index (CCI) bisa jadi pilihan.
Indikator dapat dipasang dengan mudah pada platform trading yang sudah didapat dari broker. Cukup klik menu "insert", lalu Anda bisa melihat berbagai pilihan indikator. Klik saja pada salah satu indikator, lalu nanti akan muncul di atas chart,
enunjuk lain yang boleh anda gunakan untuk menentukan kekuatan trend adalah MACD, yang merupakan petunjuk momentum yang menggabungkan purata bergerak - EMA 9 (Exponential Moving Average). MACD menawarkan kedua-dua trend berikut dan momentum.
MACD turun naik di atas dan di bawah garis sifar sebagai purata bergerak berkumpul, salib dan bercanggah. Anda boleh melihat untuk lompat parti garis isyarat, lompat parti "centreline" dan perbezaan yang menjana isyarat.
Jika MACD berada di atas EMA 9, momentum akan menaik dan MACD adalah di bawah EMA 9, momentum adalah menurun.
Analisa teknikal dibagi menjadi 3 besar yaitu indikator, fibonacci sequence, dan Elliot Wave Trading. Indikator merupakan sederet formula yang diciptakan berdasarkan ilmu statistik dan digunakan untuk memprediksi trend, titik support, ressistance maupun jenuh beli dan jenuh jual. Sedangkan fibonacci sequence dan Elliot wave mendasarkan analisanya pada pattern recognition berdasarkan pola bilangan maupun bentuk grafik yang ada.
Terdapat lebih dari 50 jenis indikator yang dapat Anda pelajari dalam analisa teknikal, 11 pola Elliot wave standar (belum termasuk turunan yang dikembangkan perorangan maupun trading research lab atau komunitas tertentu lainnya). Sedangkan fibonacci sequence mendasarkan perhitungannya pada deret fibonacci yang banyak digunakan untuk menghitung pergerakan benda acak yang memiliki pola tertentu (seperti pergerakan harga mata uang).
Teknikal Analisa Forex
Cara Membaca Stochastic Forex
Langkah paling utama dalam menggunakan analisa teknikal untuk trading forex ialah mengetahui kondisi pasar. Untuk hal ini, Anda tidak bisa hanya membuka chart lalu menebak "ini pasti bakal naik nih". Tebak-tebakan seperti itu merupakan cara orang berjudi, bukan bertrading.
Trader forex umumnya menggunakan perangkat seperti trend line, indikator oscillator, atau pemahaman pola-pola harga untuk menentukan kondisi pasar dan pergerakan harga yang sedang berlangsung. Identifikasi ini penting, karena indikator teknikal dan strategi yang diterapkan dalam kondisi pasar trending, ranging, atau choppy, bisa berbeda-beda.
Dalam rangka mengetahui kondisi pasar juga, trader bisa membandingkan pergerakan harga pada chart di beberapa timeframe. Tujuannya untuk memastikan open posisi takkan tergilas oleh pergerakan di timeframe berbeda.
3. Memilih indikator teknikal
Berdasarkan pertimbangan di dua poin sebelumnya, langkah menggunakan analisa teknikal selanjutnya ialah memilih indikator yang sesuai dengan kondisi pasar.
Jika pasar sedang trending, maka akan sedikit sekali kegunaan RSI. Pergerakan harga dengan volatilitas tinggi bisa di-smoothing dengan crossover Moving Averages. Sebaliknya jika pasar sedang sideways, maka Moving Averages takkan banyak berguna. Bisa juga memilih indikator berdasarkan karakteristik pair yang ditradingkan. Misalnya jika bertrading mata uang komoditi yang pergerakannya sering mengikuti siklus tertentu, maka Commodity Channel Index (CCI) bisa jadi pilihan.
Indikator dapat dipasang dengan mudah pada platform trading yang sudah didapat dari broker. Cukup klik menu "insert", lalu Anda bisa melihat berbagai pilihan indikator. Klik saja pada salah satu indikator, lalu nanti akan muncul di atas chart,
enunjuk lain yang boleh anda gunakan untuk menentukan kekuatan trend adalah MACD, yang merupakan petunjuk momentum yang menggabungkan purata bergerak - EMA 9 (Exponential Moving Average). MACD menawarkan kedua-dua trend berikut dan momentum.
MACD turun naik di atas dan di bawah garis sifar sebagai purata bergerak berkumpul, salib dan bercanggah. Anda boleh melihat untuk lompat parti garis isyarat, lompat parti "centreline" dan perbezaan yang menjana isyarat.
Jika MACD berada di atas EMA 9, momentum akan menaik dan MACD adalah di bawah EMA 9, momentum adalah menurun.
Analisa teknikal dibagi menjadi 3 besar yaitu indikator, fibonacci sequence, dan Elliot Wave Trading. Indikator merupakan sederet formula yang diciptakan berdasarkan ilmu statistik dan digunakan untuk memprediksi trend, titik support, ressistance maupun jenuh beli dan jenuh jual. Sedangkan fibonacci sequence dan Elliot wave mendasarkan analisanya pada pattern recognition berdasarkan pola bilangan maupun bentuk grafik yang ada.
Terdapat lebih dari 50 jenis indikator yang dapat Anda pelajari dalam analisa teknikal, 11 pola Elliot wave standar (belum termasuk turunan yang dikembangkan perorangan maupun trading research lab atau komunitas tertentu lainnya). Sedangkan fibonacci sequence mendasarkan perhitungannya pada deret fibonacci yang banyak digunakan untuk menghitung pergerakan benda acak yang memiliki pola tertentu (seperti pergerakan harga mata uang).
Teknikal Analisa Forex
Cara Membaca Stochastic Forex
Apa Itu Support and Resistance
Support dan Resistance Dalam Trading Saham
Konsep support dan resistance merupakan dua atribut yang paling banyak dibahas dalam analisis. Istilah ini digunakan untuk merujuk pada tingkat harga tertentu yang mencegah atau menjaga agar harga tidak terdorong ke arah tertentu.
Kebanyakan trader berpengalaman dapat menceritakan tentang bagaimana tingkat harga tertentu cenderung untuk mencegah para trader mendorong harga ke arah tertentu.
Resistance menjadi support, support menjadi resistance
Jangan bingung. Memang demikian adanya. Begini ceritanya….
Meskipun di awal pembahasan support dan resistance ini dikatakan bahwa level-level tersebut mampu “menahan” laju pergerakan harga, namun tidak berarti bahwa level-level tersebut akan abadi selamanya. Suatu support tak akan lagi mampu menahan pergerakan turun jika ternyata pada saat itu demand sudah tak lagi cukup besar. Kebalikannya, hal yang sama juga akan terjadi pada resistance, di mana supply tak lagi cukup besar untuk menahan pergerakan naik.
Bayangkan Anda berdiri di salam suatu ruangan. Ada lantai dan langit-langit. Langit-langit ruangan kita analogikan sebagai resistance, sedangkan lantai kita analogikan sebagai support. Di tangan Anda ada sebuah bola golf. Anda melemparkan bola golf itu ke atas hingga menyentuh langit-langit. Jika lemparan Anda tidak cukup kuat, maka bola golf itu akan memantul lagi ke bawah. Tapi jika lemparan Anda cukup kuat, maka langit-langit tersebut akan jebol. Begitulah kira-kira.
Secara teori, support adalah tingkat harga dimana demand (daya beli) cukup kuat untuk mencegah harga turun lebih lanjut. Alasannya adalah, karena harga semakin dekat dan mendekati untuk mendukung, dan menjadi lebih murah dalam prosesnya, pembeli melihat kesepakatan yang lebih baik, dan cenderung membeli. Penjual cenderung menjual, karena mereka mengalami kenaikan yang lebih buruk. Dalam skenario itu, permintaan (pembeli) akan mengatasi penawaran (penjual) dan itu akan melarang harga turun di bawah support.
Ada masanya dimana support tidak selamanya berlaku, ini terjadi ketika harga turun di bawah support.
Cara Teknikal Analisis Forex
Mmm… gini deh, kalau kita melakukan analisis teknikal, sebenarnya kan kita melakukan pengelompokan data sebagai dasar membuat analisis tersebut. Nah, pengelompokan data di sini didasarkan pada waktu, sehingga dengan dasar pengelompokan waktu yang berbeda, hasil analisis yang kita peroleh juga bisa berbeda.
Chart dengan time frame 5 menit, misalnya, memperlihatkan pergerakan harga suatu pair dengan pengelompokan data setiap 5 menit. Chart dengan time frame hourly memperlihatkan pergerakan harga pair dengan pengelompokan data setiap jam. Demikian seterusnya. Pengelompokan data dalam time frame ini akan terlihat jelas dan lebih mudah dipahami apabila anda menggunakan type chart candlestick.
Cobalah anda dekatkan cursor pada setiap batang candlestick, maka akan keluar informasi tentang harga low, high, open, close serta volume transaksi pada rentang waktu tertentu. Nah, semua data tersebut dikelompokkan menurut time frame chart tersebut. Artinya, kalau chart tersebut misalnya menggunakan time frame daily, maka yang nampak dalam informasi di setiap batang candlestick adalah harga low, high, open, close serta volume transaksi pada hari/tanggal tersebut.
Cara mudah belajar analisis teknikal menggunakan isyarat signal indikator :
1. Pasang atau Install program tradeinterceptor di www.interceptor.com atau metatrader4 di www.instaforex.com dan download platform metatrader4 demo.
Jika anda menggunakan telefon iphone search pada playstore, tradeinterceptor atau metatrader4 dan sebagainya. Contohnya saya menggunakan tradeinterceptor seperti rajah diatas kerana grafiknya lebih menarik.
2.Pasang indikator dan oscillator yang tersedia pada platform tradeinterceptor. Penunjuk atau indicator terbaik untuk menganalisis pergerakkan pasaran komoditi seperti emas dan perak ialah :
a) Moving Average (MA)
b) Moving Average Convergen Divergen (MACD)
c) Commodity Channel Index (CCI)
Saya menggunakan isyarat indicator moving average (MA), Moving Average Convergen Divergen (MACD) dan Commodity Channel Index (CCI) kerana ia mudah dan paling sesuai untuk analisa teknikal emas untuk ramalan harga pasaran emas dalam jangkamasa sederhana seperti rajah diatas. Moving average (MA) adalah indicator klasik sementara Moving Average Convergen Divergen (MACD) dan Commodity Channel Index (CCI) adalah indicator moden.
Gambaran di atas bukan harus dijadikan patokan sih… dalam prakteknya, ada juga swinger trader yang menggunakan time frame 15M pada saat-saat tertentu. Saya hanya bisa menganjurkan, coba-cobalah sendiri mengamati berbagai time frame untuk menemukan mana yang paling sesuai dengan trading style anda.
Chart dengan time frame 5 menit, misalnya, memperlihatkan pergerakan harga suatu pair dengan pengelompokan data setiap 5 menit. Chart dengan time frame hourly memperlihatkan pergerakan harga pair dengan pengelompokan data setiap jam. Demikian seterusnya. Pengelompokan data dalam time frame ini akan terlihat jelas dan lebih mudah dipahami apabila anda menggunakan type chart candlestick.
Cobalah anda dekatkan cursor pada setiap batang candlestick, maka akan keluar informasi tentang harga low, high, open, close serta volume transaksi pada rentang waktu tertentu. Nah, semua data tersebut dikelompokkan menurut time frame chart tersebut. Artinya, kalau chart tersebut misalnya menggunakan time frame daily, maka yang nampak dalam informasi di setiap batang candlestick adalah harga low, high, open, close serta volume transaksi pada hari/tanggal tersebut.
Cara mudah belajar analisis teknikal menggunakan isyarat signal indikator :
1. Pasang atau Install program tradeinterceptor di www.interceptor.com atau metatrader4 di www.instaforex.com dan download platform metatrader4 demo.
Jika anda menggunakan telefon iphone search pada playstore, tradeinterceptor atau metatrader4 dan sebagainya. Contohnya saya menggunakan tradeinterceptor seperti rajah diatas kerana grafiknya lebih menarik.
2.Pasang indikator dan oscillator yang tersedia pada platform tradeinterceptor. Penunjuk atau indicator terbaik untuk menganalisis pergerakkan pasaran komoditi seperti emas dan perak ialah :
a) Moving Average (MA)
b) Moving Average Convergen Divergen (MACD)
c) Commodity Channel Index (CCI)
Saya menggunakan isyarat indicator moving average (MA), Moving Average Convergen Divergen (MACD) dan Commodity Channel Index (CCI) kerana ia mudah dan paling sesuai untuk analisa teknikal emas untuk ramalan harga pasaran emas dalam jangkamasa sederhana seperti rajah diatas. Moving average (MA) adalah indicator klasik sementara Moving Average Convergen Divergen (MACD) dan Commodity Channel Index (CCI) adalah indicator moden.
Gambaran di atas bukan harus dijadikan patokan sih… dalam prakteknya, ada juga swinger trader yang menggunakan time frame 15M pada saat-saat tertentu. Saya hanya bisa menganjurkan, coba-cobalah sendiri mengamati berbagai time frame untuk menemukan mana yang paling sesuai dengan trading style anda.
Bentuk Graf Forex MT4
Carta Lilin / 'Candlestick' - berasal dari Jepun dan serupa dengan OHLC, cuma candlestick adalah lebih besar dan luas serta lebih berisi bentuk badannya. Ini kerana, ianya dibentuk untuk mempermudahkan pelabur untuk melihat harga buka dan tutup pada satu-satu harga.
Di Barat, badan (lilin) berwarna merah atau hitam mewakili harga semakin rendah dan ditutup jatuh, manakala lilin putih dan hijau mewakili harga semakin tinggi dan harga ditutup lebih meningkat.
Carta OHLC - carta OHLC, juga dikenali sebagai carta bar, memplotkan harga tinggi dan rendah dalam tempoh perdagangan dengan menggunakan garis menegak, manakala harga buka ditandakan dengan tanda di sebelah kiri dan harga penutup ditandakan ke sebelah kanan.
Lazimnya, kadar harga penutup carta bar adalah harga pembukaan untuk bar seterusnya. Namun, terdapat juga keadaan yang tifak serupa apabila keadaan pergerakan harga turun naik tinggi secara mendadak, ertinya penutupan dan pembukaan bar seterusnya adalah berbeza. Jenis carta yang terakhir dalam melihat pergerakan pasaran adalah carta lilin atau candlestick chart (juga dikenali sebagai carta candlestick Jepun). Walaupun ia menawarkan pembacaan maklumat yang sama seperti carta bar, kelebihannya adalah ia dalam bentuk visual dan lebih mudah untuk dibaca. Carta di bawah adalah sama sebagai salah satu yang dibentangkan di atas, dan kita anggap lebih mesra pengguna:
Pergerakan harga pada skrin kita akan diwakili dengan tiga carta utama: carta garis (Line Chart), carta bar (Bar Chart) dan kegemaran kami, carta lilin (Candlestick Chart). Seterusnya kita akan berbincang tentang ciri-ciri setiap satu dan apa maklumat yang kita boleh dapat daripadanya. Carta yang paling asas adalah carta garis seperti yang ditunjukkan di bawah. Ia hanya mengambil kira data daripada penutupan harga dan seterusnya menarik satu garisan antara harga penutup bagi setiap tempoh masa. Namun sedemikian, carta graf ini tidak mengandungi banyak maklumat yang boleh dipaparkan dan itulah sebabnya mengapa ia tidak digunakan secara meluas oleh pelabur-pelabur Forex.
Carta candlestick berasal dari Jepun zaman kuno. Ia pada mulanya digunakan oleh pedagang-pedagang beras Jepun untuk menjejak perubahan harga beras. Ketika ini, carta jenis ini adalah antara yang paling digemari di kalangan para pedagang. Maklumat yang diberikan oleh carta candlestick adalah sangat mirip dengan yang diberikan oleh carta bar. Setiap kandil mewakili satu rangka masa. Ia terdiri dari tubuh dan juga bayang. Tubuh adalah bahagian tebal kandil yang menunjukkan julat antara harga buka dan tutup jika tubuh diisi dengan warna itu bermakna harga penutupannya lebih rendah dari harga ia dibuka, dan jika tubuh kandil telus ia adalah sebaliknya. Dua garisan di setiap hujung tubuh dipanggil bayang. Ia menandakan harga tertinggi dan terendah di dalam tempoh masa yang sama.
Di Barat, badan (lilin) berwarna merah atau hitam mewakili harga semakin rendah dan ditutup jatuh, manakala lilin putih dan hijau mewakili harga semakin tinggi dan harga ditutup lebih meningkat.
Carta OHLC - carta OHLC, juga dikenali sebagai carta bar, memplotkan harga tinggi dan rendah dalam tempoh perdagangan dengan menggunakan garis menegak, manakala harga buka ditandakan dengan tanda di sebelah kiri dan harga penutup ditandakan ke sebelah kanan.
Lazimnya, kadar harga penutup carta bar adalah harga pembukaan untuk bar seterusnya. Namun, terdapat juga keadaan yang tifak serupa apabila keadaan pergerakan harga turun naik tinggi secara mendadak, ertinya penutupan dan pembukaan bar seterusnya adalah berbeza. Jenis carta yang terakhir dalam melihat pergerakan pasaran adalah carta lilin atau candlestick chart (juga dikenali sebagai carta candlestick Jepun). Walaupun ia menawarkan pembacaan maklumat yang sama seperti carta bar, kelebihannya adalah ia dalam bentuk visual dan lebih mudah untuk dibaca. Carta di bawah adalah sama sebagai salah satu yang dibentangkan di atas, dan kita anggap lebih mesra pengguna:
Pergerakan harga pada skrin kita akan diwakili dengan tiga carta utama: carta garis (Line Chart), carta bar (Bar Chart) dan kegemaran kami, carta lilin (Candlestick Chart). Seterusnya kita akan berbincang tentang ciri-ciri setiap satu dan apa maklumat yang kita boleh dapat daripadanya. Carta yang paling asas adalah carta garis seperti yang ditunjukkan di bawah. Ia hanya mengambil kira data daripada penutupan harga dan seterusnya menarik satu garisan antara harga penutup bagi setiap tempoh masa. Namun sedemikian, carta graf ini tidak mengandungi banyak maklumat yang boleh dipaparkan dan itulah sebabnya mengapa ia tidak digunakan secara meluas oleh pelabur-pelabur Forex.
Carta candlestick berasal dari Jepun zaman kuno. Ia pada mulanya digunakan oleh pedagang-pedagang beras Jepun untuk menjejak perubahan harga beras. Ketika ini, carta jenis ini adalah antara yang paling digemari di kalangan para pedagang. Maklumat yang diberikan oleh carta candlestick adalah sangat mirip dengan yang diberikan oleh carta bar. Setiap kandil mewakili satu rangka masa. Ia terdiri dari tubuh dan juga bayang. Tubuh adalah bahagian tebal kandil yang menunjukkan julat antara harga buka dan tutup jika tubuh diisi dengan warna itu bermakna harga penutupannya lebih rendah dari harga ia dibuka, dan jika tubuh kandil telus ia adalah sebaliknya. Dua garisan di setiap hujung tubuh dipanggil bayang. Ia menandakan harga tertinggi dan terendah di dalam tempoh masa yang sama.
Jenis Broker Forex
BROKER NON DEALING DESK
Yaitu suatu broker yang dimana order adalah diteruskan langsung kepada pasar, lembaga keuangan atau bank-bank besar, ataupun kepada broker lain. Biasanya spread di broker jenis Non Dealing Desk adalah bersifat berubah-ubah (fluktuatif) bergantung kepada pasar yang sesungguhnya.
Broker jenis Non Dealing Desk sangat cocok digunakan untuk para trader profesional , karena sangat adil, tanpa manipulasi dan user bertrading melawan pasar yang sesungguhnya dan bukan melawan broker atau bandar.
Jenis broker Non Dealing Desk dibagi menjadi 3 , yaitu ECN Broker, STP Broker dan DMA Broker.
ECN (Electronic Communication Network)
Di broker jenis ECN nasabah/trader dapat terlibat dan berpartisipasi secara langsung di dalam pasar antar bank (interbank market), dimana lawan dari nasabah adalah pelaku lain di dalam pasar antarbank seperti lembaga keuangan Bank (Investment Bank), lembaga keuangan non Bank, maupun Retail Trader (perorangan) dimana mereka saling berinteraksi Jual dan Beli secara bersamaan. Namun seringkali Investment Bank atau pihak likuidator bisa menjadi lawan dari client / nasabah. Salah satu pendapatan dari Investment Bank berasal aktivitas yang dinamakan Proprietary Trading atau Investment Bank juga melakukan aktivitas perdagangan Forex dengan dana mereka sendiri dan mengambil posisi yang berlawanan dengan client mereka. Keuntungan Bank adalah loss dari nasabah. Karena pada dasarnya “The bank traders are the market”. Mereka juga memiliki Trading Room dan seorang Chief Trader akan mendapatkan bonus dari keuntungan Proprietary Trading.
Trading mealui Broker jenis ECN cenderung kurang fleksibel dibanding melalui broker jenis Dealing Desk karena adanya batasan aturan seperti (aturan dari CFTC Amerika) yang melarang strategi hedging, leverage yang sangat rendah (untuk di Amerika menggunakan leverage 1:50), terbatas dengan aturan First In First Out (FIFO) dan tidak ada akun parsial (mini). Selain itu broker ECN memiliki biaya komisi yang lumayan tinggi. Keunggulan dari broker jenis ECN terletak pada kecepatan eksekusi, ketersediaan harga yang baik (karena langsung ke likuidator), namun kalau anda tidak terbiasa seringkali bingung karena fiturnya yang lebih terbatas. Selain itu broker ECN menawarkan pilihan akun yang didesain khusus untuk retail trader dan institusi. Biasanya broker ECN yang teregulasi dengan benar (bukan broker yang mengklaim ECN) banyak dipilih oleh institusi dan profesional trader dengan dana yang besar.
Hal yang Perlu diperhatikan Ketika Membuat Akun di Broker Forex
Sebelum melakukan trading forex, broker forex akan menawarkan pembuatan akun dan detail transaksi yang berbeda. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
1. Pilih Broker Forex dengan Deposit Awal Fleksibel
Seorang broker yang sudah terkenal, biasanya akan menerapkan deposit besar kepada calon nasabahnya, meskipun setelah melakukan deposit uangnya bisa di withdraw/ditarik kembali. Pilihlah broker yang fleksibel secara regulasi yang bisa menyesuaikan modal dengan persyaratan deposit yang diminta
2. Menawarkan Kemudahan Deposit dan Withdrawal
Pilihlah broker yang memiliki kemudahan dalam melakukan deposit dan withdrawal, jangan hanya memilih yang mudah deposit saja. Proses pemasukan dan penarikan dana seharusnya hanya dilakukan satu hari, oleh karena itu waspadai broker yang menawarkan proses pencairan dana lebih dari satu hari bahkan hitungan minggu. Proses pencairan yang lama, bisa jadi ada permainan dari pihak broker yang memanfaatkan uang kita untuk keperluan yang lain.
3. Komisi, Spread dan Swap Terendah
Poin inilah yang menentukan besaran untung rugi yang kita dapatkan saat melakukan trading forex. Misalnya bila broker menawarkan komisi sebesar 50$, Spread 5 pip (50$) maka ketika kita membuka posisi, kita harus mencari keuntungan 10 pip (100$) hanya untuk balik modal dan selebihnya baru merupakan keuntungan. Tapi bila komisi hanya 10$ dan spread 2 poin, berarti hanya butuh 3 pip (30$) untuk balik modal. Selain itu pastikan swap yang berlaku sesuai peraturan.
Maksud Spread dalam Forex
SPREAD
Perbezaan antara broker Bursa saham dan broker Forex adalah kerana komisen. Broker Forex anda yang mengenakan sedikit komisen dan ada yang tidak mengenakan sebarang komisen. Jadi macam mana mereka membuat duit? Sebab itu lah broker Forex mengenakan “spread” iaitu perbezaan antara harga sebenar dengan harga yang ditawarkan oleh broker Forex.
Disini anda akan dapat melihat “board” biasa mengenai matawang dan juga “spread”. Ini diambil dari sumber kami pada pagi ini., dan anda akan dapat melihat contoh perbezaan antara “Offer” (harga yang anda akan tempatkan untuk “Sell order”) dan “Bid” (harga dimana anda akan tempatkan “Buy order”) adalah 3 nilai “spread” nya.
Walau apa pun apakah ertinya kepada anda? Jadi mari kita tengok dekat “board”, jika anda membeli EUR/USD pada 1.2158 yang ditawarkan pada kolum “Offer” dan dengan jual nya kembali dengan cepat sebelum hara bergerak,anda hanya akan mendapat pada harga 1.2155 seperti yang ditunjukkan di kolum “Bid”. Jadi hasilnya anda mendapat -3 pips, dan ianya adalah kerugian bagi anda an keuntungan pada broker. Ingat untuk sentiasa meletakkan nilai “spread” itu dalam akaun anda apabila anda ingin meletakkan “order”, “set target” dan juga “Stop loss”.
BEARS DAN BULLS
Anda pasti akan kehairanan melihat perkataan “Bears” dan “Bulls” pada buku Forex dan juga laman chat, kenapa mereka memperkatakan mengenai haiwan ini dalam urusan “trading” mereka. Pengertian ia sangat meluas dalam pasaran Forex. “Bears” adalah dimana pasaran dalam keadaaan harga pasaran menurun, contoh bila terdapat ramai yang melakukan “Sell” dari “Buy” di pasaran. “Bull” pula adalah keadaan dimana nilai pasaran dalam keadaan menaik, dimana ramai yang melakukkan “Buy” dari yang melakukan “Sell” di pasaran.
Forex dan juga pasaran lain akan hanya menahan antara “Bull” dan “Bears”. Jika anda dapat mengenali seseorang yang boleh melakukan lonjakan atau anda dapat membaca pergerakan arah, sudah pasti anda lebih mudah untuk melakukan nya.
Jadi yang diatas itu hanya lah asas sahaja, terdapat banyak lagi yang perlu dipelajari untuk membantu anda.
Apa kesan apabila bank holiday dan kesan tiada liquidity…?
Secara mudahnya, apabila bank holiday, maka spread tinggi.
Contoh..?tengok bila market close pada hari Sabtu dan Ahad, kan tinggi spreadnya.
Tengok bila market close pada Krismas lepas, tinggi spreadnya, kan kita semua takut nak masuk position.hahaha.
dan spread tinggi tidak bagus untuk scalping.
Ini ditambah pula spread tinggi pada liquidity yang rendah.
Pada keadaan liquidity yang rendah biasanya market akan membentuk sideway. Kenapa terbentuknya sideway..?kerana buyer dan seller sama kuat,sama ramai dan yang enter position pada ketika itu hanyalah trader-trader bilisan.
Kenapa trader bilisan saja yang masuk position..? sebab trader-trader besar seperti bank kan cuti. Kan dah cakap tadi…. J hahaah…
Seperti yang dinyatakn di atas leverage di dalam Pasaran Pertukaran Asing adalah 1:100, kerana leverage yang tinggi. Walaupun ia amat menarik, ia turut berisiko tinggi. Leverage di Forex berkemungkinan memberi isu yang besar kepada para pedagang yang baru sahaja melibatkan diri dalam dagangan online dan hanya ingin menggunakan leverage yang besar, dan mengharapkan keuntungan yang besar, namun tidak mengendahkan kerugiaan yang bakal dihadapi turut besar.
Sumber : Kesan Spread Forex
Jenis Broker Forex
Risiko Trading Forex Yang Perlu Dielak
Resiko Trading Forex 1: Volatilitas
Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.
Mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.
Resiko Trading Forex 2: Leverage
Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan "leverage" untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.
Dengan menggunakan sistem ini trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.
Hal ini menjadikan pasar forex sebagai pasar terbesar di dunia. Tingkat likuiditasnya pun lebih besar bila dibandingkan dengan bursa saham terkenal di Amerika Serikat sekalipun. Besarnya ketersediaan dana di pasar forex pun memberi kemudahan bertransaksi bagi para trader.
Kapan pun Anda ingin menjual, akan selalu ada pembeli. Demikian pula sebaliknya, kapan saja Anda ingin membeli, akan selalu ada penjual.
Selain itu, dalam perdagangan forex tak ada sistem antrian seperti dalam perdagangan saham. Bila dalam perdagangan saham Anda diharuskan mengantri atau menunggu beberapa jam hingga berhari-hari agar Anda memperoleh kesepakatan harga, maka hal tersebut tidak ada dalam sistem perdagangan forex. Inilah kelebihan trading forex yang ketiga.
“Syarikat itu hanya menyediakan platform untuk urus niaga Forex, tetapi tidak membimbing tentang teknik atau strategi menguruskan mata wang ini.
“Saya ada belajar pelbagai teknik untuk meningkatkan keuntungan dalam pelaburan ini daripada pelbagai negara dan menghabiskan ribuan ringgit untuk tujuan itu. Tetapi, apabila saya cuba praktikkan dalam urus niaga Forex, ia tidak berkesan,” katanya.
Dia kini berhenti daripada menjalankan urus niaga dagangan Forex, sebaliknya memberi tumpuan kepada perniagaannya dan turut terlibat dengan pelaburan saham di Bursa Malaysia
Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.
Mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.
Resiko Trading Forex 2: Leverage
Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan "leverage" untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.
Dengan menggunakan sistem ini trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.
Hal ini menjadikan pasar forex sebagai pasar terbesar di dunia. Tingkat likuiditasnya pun lebih besar bila dibandingkan dengan bursa saham terkenal di Amerika Serikat sekalipun. Besarnya ketersediaan dana di pasar forex pun memberi kemudahan bertransaksi bagi para trader.
Kapan pun Anda ingin menjual, akan selalu ada pembeli. Demikian pula sebaliknya, kapan saja Anda ingin membeli, akan selalu ada penjual.
Selain itu, dalam perdagangan forex tak ada sistem antrian seperti dalam perdagangan saham. Bila dalam perdagangan saham Anda diharuskan mengantri atau menunggu beberapa jam hingga berhari-hari agar Anda memperoleh kesepakatan harga, maka hal tersebut tidak ada dalam sistem perdagangan forex. Inilah kelebihan trading forex yang ketiga.
“Syarikat itu hanya menyediakan platform untuk urus niaga Forex, tetapi tidak membimbing tentang teknik atau strategi menguruskan mata wang ini.
“Saya ada belajar pelbagai teknik untuk meningkatkan keuntungan dalam pelaburan ini daripada pelbagai negara dan menghabiskan ribuan ringgit untuk tujuan itu. Tetapi, apabila saya cuba praktikkan dalam urus niaga Forex, ia tidak berkesan,” katanya.
Dia kini berhenti daripada menjalankan urus niaga dagangan Forex, sebaliknya memberi tumpuan kepada perniagaannya dan turut terlibat dengan pelaburan saham di Bursa Malaysia
Thursday, March 1, 2018
Psikologi Trading Forex
The First Loss is The Best Loss. Jangan tunggu sampai loss anda semakin besar dengan membiarkan harga bergerak melebih titik & point Cut Loss anda. Konsisten dengan psikologi trading dengan tidak merubah Cut Loss yang sedari awal ditetapkan. Anda harus sudah mempersiapkan untuk loss sampai titik & point Cut Loss anda begitu anda masuk pasar. Jangan menjilat ludah anda sendiri dan jangan rugi sampai melebih titik & point Cut Loss anda. Sekali lagi terapkan ini dari mulai belajar forex trading
Don’t Hope And Pray, Don’t Speculate. If You Do, You’ll Lose. Psikologi trading keenam, dengan melakukan analisa, berarti anda telah mengurangi dan bahkan menghilangkan sisi spekulasi (sisi judi) dalam trading. Tidak ada yang menjamin anda tidak akan mengalami kerugian dengan anda melakukan analisa. Namun tidak ada yang menjamin anda akan untung dengan melakukan spekulasi dan (hanya) duduk berdoa dan berharap.
Intuisi itu kawan atau lawan?
Konon, trader yang berpengalaman akan memiliki “insting pasar” yang lebih tajam.
Apakah benar?
Lalu apakah boleh menggunakan insting dalam trading?
Sepertinya kata yang lebih tepat adalah “intuisi” daripada “insting”. Insting itu lebih kepada kemampuan hewan dalam bertahan hidup. Ada seekor kucing dipelihara seseorang sejak bayi. Tanpa induknya, karena anak kucing itu ditemukan terlantar di tempat sampah. Namun pada perkembangannya si anak kucing itu tetap tahu bagaimana caranya makan, membersihkan badan dan menutupi kotorannya dengan pasir, tanpa pernah diajari oleh pemiliknya. Ia tahu bagaimana melakukan hal-hal tersebut secara alamiah. Itulah insting.
Apakah ada orang yang diberkati dengan “insting pasar”? Entahlah. Namun sejauh ini bahkan trader terhebat pun memperoleh kemampuan dari belajar dan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun menggeluti pasar. Pengalaman itu memperkuat “intuisi”-nya sebagai trader. Mungkin saja ia bisa memperkirakan pergerakan harga selanjutnya dengan akurat, namun pada saat itu intuisi-lah yang bekerja. Intuisi yang diperoleh dari pengalaman mengamati pasar selama bertahun-tahun.
4. JANGAN SERAKAH
Dalam pepatah cina dikatakan “Mendapatkan untung kecil yang terus menerus lebih baik dari pada mendapatkan untung besar tapi hanya sekali”. Hal itu mengacu pada pernyataan “Dalam hasil yang besar, terdapat resiko yang besar pula”. Kesimpulannya, mengambil keuntungan sedikit demi sedikit (secara pasti) akan lebih baik. Seandainya pun Loss beberapa kali, kita masih mempunyai kesempatan untuk memperbaiki Loss tersebut.
Saran Belajar Trading Dengan Mempersiapkan Psikologi Trader Forex
Ingat bahwa dalam trading forex yang menentukan keberhasilan jangka panjang adalah konsistensi profit, bukan besar keuntungan dalam sekali atau dua kali trading. Jadi untuk mendapatkan profitabilitas yang stabil, terapkanlah konsistensi trading yang bisa tercapai dengan mengatur psikolog Anda saat belajar trading. Dalam hal ini, mengaplikasikan tiga pedoman dan menghindari keempat sifat terlarang di atas dapat menjadi panduan awal untuk belajar trading dan mengolah psikologi forex Anda.
Kebiasaan psikologis yang baik perlu diterapkan sejak dini, ketika Anda masih belajar trading, karena hal itu akan terbawa menjadi kebiasaan yang akan membentuk gaya trading Anda. Apabila sejak awal belajar trading Anda sudah lalai mengontrol kondisi psikologi, maka pada prakteknya nanti Anda akan terbiasa menggunakan cara-cara yang bisa membawa kerugian besar pada akun trading.
Ucapan “close terlalu dini” atau “terlalu lama open” adalah ucapan kegalauan seorang trader akibat salah mengambil keputusan karena mereka sendiri kurang siap dengan situasi yang terjadi. Oleh karena itu, kesiapan yang matang dan juga percaya diri harus selalu ada dalam setiap trader.
Demikian artikel penyemangat dari kami. Semoga kita selalu mendapat keuntungan dalam bisnis trader yang kita jalani. Terima kasih dan salam profit.
Kesalahan Dalam Forex
Kesalahan dalam memahami tentang trading forex kadang bisa membuat orang melakukan hal-hal yang membuat dirinya underestimate dengan bisnis ini. Ketika mengalami kerugian yang cukup besar maka trader tersebut akan mencari kambing hitam atas kerugian yang dialami.
Sasaran empuk sebagai biang masalah terhadap kerugian yang mereka alami adalah bisnis trading itu sendiri. Mereka mengatakan hal-hal yang negatif tentang bisnis ini dan kapok untuk kembali belajar dan mengetahui lebih dalam tentang bisnis forex
3. Trading Terlalu Sering (Overtrading)
Trader pemula kadang terlalu bersemangat hingga dalam sehari buka selusin atau dua lusin trading sekaligus. Ini berpotensi bencana. Sebaiknya jangan membuka terlalu banyak posisi trading dalam waktu yang sama. Korelasi antar mata uang bisa membuat sebagian diantaranya berkonflik sendiri satu sama lain, sehingga loss pun dipastikan terjadi. Batasi hanya dalam jumlah yang bisa dihitung dengan sebelah tangan saja. Dengan begitu, pengawasan pun bisa lebih ringan.
2. Trading Tanpa Stop Loss
Stop Loss (SL) adalah penghentian kerugian otomatis yang bisa dipasang di platform MT4 saat buka posisi trading maupun setelahnya, guna mencegah kerugian terlalu besar. Memasang SL akan membantu trader menanggulangi saat-saat ketika pasar tiba-tiba bergerak berlawanan dengan prediksi, padahal kita sedang dalam posisi tidak mengawasi MT4 atau sebab lainnya. Trader pemula kerap kali belum mengetahui adanya fasilitas ini, sehingga buka posisi ya buka posisi saja. Lalu nanti dipelototi apakah harga turun atau naik. Padahal, dengan bantuan Stop Loss dan Take Profit otomatis di MT4, trader bisa saja cukup buka posisi lalu ditinggal tidur atau nonton bioskop.
Selain itu, banyak orang mensinyalir broker bisa melihat SL, sehingga malah harga akan “sengaja” dibuat terkena Stop Loss oleh broker. Karenanya, mereka pun menolak pasang SL. Nah, meski entah apakah pandangan pertama tentang Stop Loss dan broker tadi benar atau tidak, yang jelas hasil dari sikap menolak pasang SL lebih buruk ketimbang ketika memasangnya. Kembali lagi ke poin satu, SL merupakan bagian dari rencana trading yang mutlak tak boleh dilewatkan. Ketahuilah bagaimana memasang SL yang tepat, berapa jarak risk/reward ideal, dan setelahnya Anda bisa taklukkan kesalahan fatal satu ini.
Tidak ada satupun trader yang tidak pernah mengalami kegagalan (loss). Pada mulanya mereka yang selalu bertrading pasti akan mengalami loss. Tapi hal tersebut bisa menjadi sebuah pembelajaran berharga jika kita menyadarinya dengan tidak melakukan kesalahan yang sama.
Ingat bertrading tidak hanya sekedar mengenai penguasaan teknikal semata, tetapi juga pemahaman akan pengembangan potensi dan pengendalian diri dengan baik. Dimana anda bisa belajar dari kesalahan yang anda perbuat sebelumnya.
Dengan mengetahui 5 kesalahan trading penyebab trader pemula sering mengalami loss, sedikit banyaknya kita membuka wawasan kita untuk tidak melakukan hal yang sama dan mencoba untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Apakah Forex Trading Itu Judi?
Ada pandangan yang sudah mengakar dalam masyarakat bahwa lebih baik berinvestasi di sektor riil daripada nonriil karena sektor riil merupakan bidang yang ‘JELAS’ terlihat. Kalaupun ada yang ingin bermain di sektor nonriil, maka pilihan lebih banyak jatuh pada saham dan reksa dana, bukan forex, karena terlihat ‘lebih riil’.
Namun, seiring dengan meningkatnya kecerdasan masyarakat dalam berinvestasi di Indonesia, forex trading akan menjadi salah satu alternatif pilihan selain saham dan reksa dana. Besarnya return yang dapat diberikan dan likuiditas forex trading menjadi salah satu keunggulan investasi di sektor ini. Ditambah lagi pemerintah sudah mulai berperan aktif sebagai regulator dalam produk perdagangan berjangka (seperti forex, komoditi dan indeks).
Dilihat dari pemahaman diatas, Trading rasanya seperti judi bola. Karena kita belum memiliki ilmu dan analisis yang baik untuk trading, maka trading kita akan seperti memilih pemenang antara Manchester United VS Chelsea. Karena itu kalo tanpa ilmu, tentu saja seorang Trader akan terkesan sama saja dengan seorang yang melakukan Judi Online.
Salah satu hal yang membuat Forex menjadi sebuah perjudian adalah dari dalam diri trader itu sendiri. Mereka yang berjudi adalah mereka yang mempertaruhkan uangnya di pasar forex dan mengharapkan keuntungan dengan hanya menggantungkan pada faktor keberuntungan.
InsyaAllah dengan penjelasan yang telah dijabarkan oleh ustadz Muhammad Arifin Badri (hafizhohullah) tersebut dapat kita ketahui dan pahami, bahwa :
1. FOREX / VALAS yang dilakukan secara langsung tanpa menundanya, maka hukumnya HALAL.
2. FOREX / VALAS yang tertunda walau sedetik pun untuk mendapatkan keuntungan/ rugi, maka hukumnya HARAM.
3. FOREX / VALAS yang tertunda walau seditk pun dinilai sebagai RIBA dan RIBA hukumnya HARAM.
Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa mereka yang mengetahui akan dikalahkan oleh mereka yang memahami. Mereka yang memahami akan dikalahkan oleh mereka yang menguasai. Mereka yang menguasai akan dikalahkan oleh mereka yang menyukai dan mereka yang menyukai akan dikalahkan oleh mereka yang menghayati. Saya rasa ini pun berlaku pada forex trading.
Disinilah keberadaan menjadi penting yaitu untuk menuntun kita sebagai newbie dalam memasuki dunia forex trading. Forex trading bukan saja sebuah ilmu untuk dipelajari, pada negara maju, sektor ini menghasilkan profesi baru dan mengembangkan lingkungan pendukung untuk para trader profesional tersebut. Mengapa? Sebab menganalisa sebuah pergerakan kurs perlu sebuah pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Tidak bisa dalam satu hari dipahami semuanya! Perlu waktu untuk menjadi profesional di dunia forex.
Tingkat Profit
Judi: dibatasi
Forex trading: tidak dibatasi
Risk Management
Judi : tidak ada
Forex Trading : ada & sangat fleksibel
Analisa
Judi : Umumnya tidak ada, kalaupun ada cenderung Subjektif dan tidak logis
Forex Trading : Ada & objektif ( analisa teknikal/grafik dan fundamental/berita)
Tingkat spekulasi
Judi : 100% spekulasi
Forex trading : ada, tapi sangat kecil, karena kita bertransaksi berdasarkan analisa &"trading plan" yang logis
Psikologi Trading Dalam Forex
Belajar Forex : Trading itu seperti seni yang melibatkan emosi. Mungkin Anda adalah seseorang yang memiliki IQ tinggi, tapi jika tidak bisa mengontrol emosi akan berbuah percuma belaka. Hal ini mungkin saja terjadi dimana Anda tidak bisa sesukses trader yang ber-IQ standar namun matang dalam mengontrol emosinya.
Banyak sekali trader yang gagal karena faktor psikologis ini. Untuk itu ada beberapa tips yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kelangsungan trading Anda.
Serakah
Nah ini adalah penyakit pertama bagi mereka yang telah memperoleh profit di forex. Semua orang memiliki kecenderungan untuk menginginkan lebih ketika mereka memperoleh yang namanya uang. Coba bayangkan bagaimana melalui bermain forex, Anda dapat memperoleh keuntungan sebesar 1 Juta Rupiah hanya dalam hitungan jam saja! Bukankah itu adalah sesuatu yang luar biasa? Jika dibandingkan gaji seorang karyawan yang besarnya Rp 2 Juta sebulan, itu artinya mereka hanya akan memperoleh Rp 100 Ribu/ hari dan itu pun setelah mereka bekerja selama 8 jam. Sementara Anda dapat memperoleh 1 Juta Rupiah hanya dalam hitungan beberapa jam saja dikarenakan mata uang bergerak beberapa puluh points karena kenaikan suku bunga. Bukankah itu luar biasa?
Para pemula yang pernah merasakan manisnya profit ini tentulah menginginkan yang lebih besar lagi. Kalau bisa 100 Juta dalam satu kali trading! Disinilah masalah keserakahan akan muncul. Menginginkan sesuatu yang lebih tanpa adanya pertimbangan logis dan perhitungan yang cermat seperti modal, kondisi market
1. Sifat keterbukaan
Para trader forex yang sukses selalu terbuka pada ide-ide baru. Mereka tidak menolak pada kemungkinan ide atau sistem lain jika memang bisa lebih efektif dan menguntungkan. Meski mereka telah memiliki dan menggunakan sistem dengan metode dan strategi trading yang profitable, namun tetap bersedia mencoba sistem yang berbeda jika memang tampak menjanjikan.
2. Kepribadian yang extrovert
Pribadi seseorang bisa digolongkan dalam introvert dan extrovert. Introvert cenderung lebih memikirkan diri sendiri dan tidak ingin berbagi dengan orang lain. Meski trading forex adalah aktivitas yang sepenuhnya bisa dilakukan oleh seseorang tanpa perlu bantuan orang lain, namun para trader yang sukses merasa puas jika bisa berbagi dan bertukar pikiran dengan trader lain mengenai ide ataupun informasi yang didapatkan. Para trader sukses biasanya tidak ingin terisolasi dan selalu berusaha berhubungan dengan para trader lainnya.
3. Sifat kehati-hatian
Trading forex memerlukan kerja keras, baik dalam mempelajari faktor-faktor teknis trading maupun implementasinya. Para trader yang sukses selalu serius mempelajari semua hal dengan mempersiapkan diri semaksimal mungkin baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Mereka tidak akan trading jika merasa kurang siap, dan hanya akan melakukan trade jika semua kriteria dalam sistem tradingnya telah memenuhi syarat. Sifat kehati-hatian ini juga tampak pada rencana trading jangka pendek dan jangka panjang yang selalu ditaati serta jurnal trading yang selalu diperbaharui.
Memilih dan melakukan treding saham dengan bijaksana adalah tepat.
Mengelola keuang dengan cerdas adaalah masa depan
Cara Mengatasi Psikologi Trading
Sering sekali kita mendengar istilah psikologi trading sebagai salah satu faktor yang berpengaruh terhadap hasil trading. Banyak orang mengatakan kalau psikologi trading itu hanya bisa dilatih dengan akun real karena betul-betul perasaan tersebut bermain dan mempengaruhi kesalahan.
Menurut kami statement seperti itu adalah pernyataan yang menyesatkan karena cukup berbahaya bagi orang yang baru saja mengenal forex. Bagi pemula menggunakan akun real saat pertama kali belajar trading adalah sebuah tindakan yang beresiko karena bisa berdampak pada kebangkrutan pada akun yang mereka miliki.
Percaya deh, jika Psikologi anda baik,. Profit otomatis akan mengikuti.
Trading itu sebenarnya simple dan mudah kok. Yang sulit adalah membangun dan melatih psikologi trader-nya.
Sebagai contoh dalam kehidupan sehari - hari, ada 2 orang. Yang pertama memiliki kemampuan akademis yang baik, lulusan perguruan tinggi dengan predikat cumlaude. Tetapi sikapnya kurang baik, tidak pandai bergaul, tidak memiliki kecerdasan emosi yang baik. Tidak sabaran.
Orang kedua, memiliki kemampuan akademis biasa saja tidak terlalu hebat. Tetapi punya kemampuan psikologi yang baik, kecerdasan emosi yang baik, sabar dan ramah dengan semua orang, Pandai bergaul dan bersosialisasi.
Kira - kira di masa depan, LEBIH BERHASIL YANG MANA orang pertama atau kedua ? Tentu orang yang kedua bukan ?
Lebih ideal lagi, kemampuan psikologi dan kemampuan teknis harus sama-sama ditingkatkan. Supaya hasilnya lebih maksimal. SUKSES lebih berkembang lagi.
Bisnis trading sebenarnya lebih banyak berbicara BUKAN tentang berapa modalnya ? Berapa profitnya ? berapa lossnya ? Apa dan Bagaimana strateginya ? Semua itu hanya 20%. Tetapi 80% bicara mengenai sikap dan psikologi.
Meningkatkan jumlah lot yang sesuai.
Anda dapat melakukan cara meningkatkan jumlah lot yang sesuai ketika sedang berada dalam keadaan profit. Ini dilakukan supaya anda bisa mengembangkan modal trading dan berharap modal investasi tersebut akan semakin berkembang. Demikian juga saat anda sedang mengalami kerugian sebaiknya mengurangi ukuran lot supaya dana anda tidak akan langsung habis dalam melakukan beberapa transaksi saja.
Lakukan apa saja yang memang seharusnya kamu lakukan.
Ada saatnya ketika harga sedang bergerak melemah dan tren menuru tersebut sedang berlangsung sedangkan kamu sedang mendapatkan keuntungan karena membeli pasangan mata uang tersebut. Secara otomatis jika harga bergerak turun maka kamu akan mengalami keuntungan yang berkurang. Kamu harus segera mengambil langkah pasti untuk melindungi keuntungan tersebut dan jangan sampai kamu membiarkannya dan berbalik menderita kerugian. Perlu kamu ingat juga bahwa dalam investasi forex hal paling terpenting adalah untuk meminimalkan kerugian dan jangan dulu berpikir bagaimana untuk menang karena jika kamu sudah bisa meminimalkan kerugian maka dana kamu bisa lebih terjaga. Atau jika kamu mendapatkan hasil trading impas itu sudah termasuk transaksi investasi yang sukses karena kamu tidak mengalami kerugian sama sekali. Demikian juga saat terjadi trend harga yang searah dengan posisi yang kamu harapkan maka kamu harus menetapkan target profit yang lebih tinggi dan pada saat yang sama melindungi keuntungan yang sedang berlangsung.
Source : Melatih Psikologi Trading
Psikologi Trading Forex
Source : Melatih Psikologi Trading
Psikologi Trading Forex
Subscribe to:
Comments (Atom)