Wednesday, February 28, 2018

Kena Tahu Apa Itu Martingale Teknik Forex


Martingale merupakan salah satu cara trading forex yang sering digunakan oleh kalangan trader. Sejarahnya, Teknik Martingale ditemukan pertama kali di Perancis pada awal abad 18 dimana teknik ini digunakan para penjudi agar dapat menang taruhan. Martingale sangat dikenal di dunia trading karena sebagian orang masih beranggapan bahwa trading adalah sejenis judi.

Martingale sebenarnya bukanlah rumus "sakti" yang dapat membuat seseorang konsisten menang taruhan, tetapi hanyalah sekedar cara pengelolaan modal (money management). Martingale adalah sebuah teori manajemen probabilitas yang memungkinkan kesamaan nilai sesuatu di masa tertentu dengan masa sebelumnya, menggunakan prinsip penggandaan.

Dalam forex trading, Strategi Martingale adalah strategi untuk mendapatkan profit sekaligus menutup total kerugian dari transaksi sebelumnya melalui penggandaan modal. Oleh karena itu, ketika menggunakan strategi martingale, resiko pada transaksi berikutnya selalu meningkat seiring dengan meningkatnya kerugian. Aturan main strategi martingale ini adalah ketika Anda melakukan transaksi sekian lot dan bila hasilnya rugi, maka pada transaksi selanjutnya menggunakan lot 2 kali lipatnya. Sehingga ketika transaksi terakhir profit, maka keuntungannya sudah bisa menutupi semua kerugian dari transaksi-transaksi sebelumnya.
Strategi Martingale Klasik
Dengan kata klasik yang dimaksud ialah mengalikan besaran lot dua kali lipat per transaksi yang berlanjut ketika posisi berarah kalah. Di tampilan awal, ia tidak masuk di akal, tetapi faktanya dengan strategi ini maka harga rata-rata dari posisi yang telah dimasuki menjadi berkurang.
Sebagai contoh misalkan jarak diantara pesanan ialah 20 poin, dan setoran awal sebesar $10.000. Beli EUR/USD (mulai transaksi dengan 1 lot dibuat pada level 1.226, lalu harga bergerak menurun. Ketika harga mencapai 1.2640, maka anda akan membuka posisi baru sebesar 2 lot, dan nilai penarikan kebawah mencapai $200 pada saat itu.
Setelah menyelesaikan transaksi kedua, sudah cukup jika harga kembali naik ke level 1.265 mencapai titik balik modal. Namun jika harga berlanjut turun, maka anda akan membuat posisi beli sebesar 4 lot pada titik harga 1.2620, dan penarikan kebawah akan mencapai $600, lalu harga harus kembali naik ke level 1.2635 untuk menutup semua kerugian yang mungkin terjadi.
Membuat strategi grid juga dibatasi oleh besaran dana yang tersedia, jika dana yang tersedia mengijinkan, maka cepat ataupun lambat kerugian akan tertutupi. Alasan utama terjadinya kegagalan dalam perdagangan dengan menggunakan strategi ini ialah kurang banyaknya dana yang tersedia.
Kelebihan menggunakan strategi martingale :
Hanya membutuhkan sekali kemenangan dalam sekian (n) kali transaksi, untuk menutupi seluruh kerugian akibat transaksi sebelumnya dan sekaligus meraup keuntungan.
Kelemahan menggunakan strategi martingale :
Ketika modal anda tidak lagi mencukupi untuk melakukan transaksi berikutnya , kerugian anda besar sekali .
Ada juga yang menyebut strategi martingale ini dengan sebutan sistem 99:1 . Artinya jika kita menggunakan strategi ini maka 99% kondisi market bisa membuat kita profit. namun jika suatu saat kita menemui kondisi yang 1% , habislah uang kita.
Oleh karena itu ketika anda mau menggunakan strategi martingale, maka anda harus menghitung ketahanan modal anda sampai transaksi keberapa.Dengan demikian kita bisa lebih mengusahakan kemenangan sebelum transaksi yang terakhir.
Source : Apa Itu Strategi Martingale 
              Nak Belajar Trade Forex

Source: http://dewinforex.com/id/strategi-perdagangan/strategi-martingale-menguntungkan-tetapi-beresiko-tinggi.html

Source: http://dewinforex.com/id/strategi-perdagangan/strategi-martingale-menguntungkan-tetapi-beresiko-tinggi.html

No comments:

Post a Comment